jangan berpaling
kau harus tahu,
aku selalu membaca raut wajahmu…
dalam lelapmu, dalam keseharianmu, dalam aliran emosi yang kau ungkapkan.
karenanya aku memahami alasanmu berada di sini.
bukan apa yang kau lakukan padaku,
bukan sesuatu yang berusaha kau buat aku merasakannya,
bukan tentang batasan dan konsekuensi,
ini tentang perasaanku yang kau dustakan…
sebesar apapun usahamu untuk membuatku senang
aku pasti bisa menembus kedalaman jiwamu
karena,
aku selalu mengamati raut wajahmu
yang meski kupuji indah, tapi kebenaran yang tergurat di sana
begitu menyakitiku…
yang meski selalu memberiku kekuatan untuk melawan beku malam,
melukaiku teramat dalam…
